Beranda > seni budaya > Ketika Cinta Boleh Memilih I

Ketika Cinta Boleh Memilih I


Narasoma @ Cerita Wayang

 

Alkisah di sebuah padepokan tinggallah seorang Resi bernama Begawan Bagaspati. Begawan Bagaspati seorang sekti mandraguna meskipun keadaan fisiknya berupa buta (raksasa) tetapi ia tekun melakukan olah tapa brata. Karena tinggal seorang diri di tengah hutan yang sepi, Begawan Bagaspati merindukan seorang anak yang dapat menemaninya. Berbekal kesaktiannya, ia memuja seorang anak dan diijinkan oleh Yang Maha Kuasa. Gadis yang berparas elok rupawan itu ia beri nama Dewi Pujawati (diperoleh anak dari melakukan pemujaan). Bahagia hati Begawan Bagaspati hidup dengan ditemani anaknya yang setia dan berbakti pada orang tua.

 

Ketika Cinta boleh memilih

Image : Love_Story_By Ronaa

Tetapi pada suatu hari, terguncanglah hati Resi Begawan Bagaspati atas permintaan Dewi Pujawati. Ia meminta untuk dipertemukan dengan seorang pria pujaan hati yang dijumpainya dalam mimpi. Bukan Begawan Bagaspati namanya jika tidak dapat mewujudkan keinginan anaknya. Sang Begawan akhirnya menemukan pria yang menjadi pujaan hati anaknya, Narasoma namanya. Diutarakanlah apa yang menjadi keinginan anaknya pada sang jejaka. Terhenyak Narasoma mendengar penuturan Sang Resi. Dalam hati Narasoma berkata, “ lancang benar orang ini”, ia berfikir kalau bapaknya raksasa anaknya tentu tak jauh berbeda. Namun untuk menolak secara terus terang permintaan ini Narasoma tak sampai hati. Dengan rasa percaya diri, ia menantang duel sang resi dengan janji, jika ia dapat mengalahkannya akan ia turuti permintaan Sang Resi.

Singkat cerita berlangsunglah pertarungan sengit antara  Begawan Bagaspati dengan Narasoma. Dan perang tanding itu tidak berakhir seri tetapi dimenangkan oleh Resi Begawan Bagaspati, apa yang sudah terjanji harus ditepati. Narasoma pun dipertemukan dengan Dewi Pujawati yang telah menunggu dan memujanya dalam mimpi.

Bukan kekecewaan yang dialami oleh narasoma setelah dipertemukan dengan Dewi Pujawati, melainkan kegembiraan yang tak terperi. Siapa yang tak sudi mempersunting Dewi Pujawati yang cantik jelita bak bidadari?

Nama Dewi Pujawati diganti menjadi Setyowati setelah dipersunting Narasoma. Sepanjang hari mereka berdua bercengkrama di padepokan, mereguk madu dari sari-sari kembang di tengah hutan (terserah bagaimana mengartikannya).

Suatu hari ketika mereka sedang duduk berdua, tersirat kesenduan pada roman muka Narasoma. Maka Dewi Setyowati pun bertanya,  ” Apa yang kakanda rasakan?, sepertinya kakanda sedang tak enak hati …”

Narasoma menatap mesrah wajah Setyowati, dan berkata  ” Dinda, berat hati kanda untuk mengatakannya, tetapi jika hal ini kupendam dalam hati, tak kuasa jua hati ini menanggungnya …”

Bagaimana reaksi Dewi Setyowati dan kelanjutan ceritanya? (nantikan episode berikutnya)

Iklan
  1. 18 Oktober 2010 pukul 04:58

    harus ada yang dipilih demi kebaikan …

    • 18 Oktober 2010 pukul 04:58

      Kami tunggu kelanjutan ceritanya… 🙂

      • 18 Oktober 2010 pukul 05:00

        SALAM hangat persahabatan dari Kendari.. 8)

  2. 18 Oktober 2010 pukul 07:58

    lanjut ah 🙂

  3. 18 Oktober 2010 pukul 09:07

    Woiii … menarik sangat – tunggu ah lanjutannya … 🙂

    btw kayaknya narasoma mo ‘pulkam? ingat kampungnya yg telah ditinggalkan … hiksss

    • 18 Oktober 2010 pukul 11:52

      bisa juga ya, tapi tunggu saja kelanjutannya …

  4. 18 Oktober 2010 pukul 12:25

    ini adalah kisah Salya / NNarasoma
    saya terharu dengan kebaikan Bagaspati
    lebih memilih kebahagiaan anak dan menantu
    meski itu harus dijalani dengan mengakhiri hidup
    salam sukses, wayang memang penuh inspirasi
    tengkyu…

    sedj

    • 18 Oktober 2010 pukul 22:26

      Sekedar menuliskan kembali, mohon koreksi bila ada salah persepsi. tanks gan …

  5. 'Ne
    18 Oktober 2010 pukul 21:28

    kelanjutannya Si Narasoma akhirnya berkata jujur bahwa pada awalnya dia telah merendahkan ayah dari Dewi Pujawati, dengan menganggap bahwa anaknya juga buruk rupa seperti ayahnya. Tapi saat melihat sang dewi cantik jelita Narasoma berubah drastis.

    Cinta Narasoma patut dipertanyakan kesejatiannya..
    ditunggu kelanjutannya 🙂

    • 'Ne
      18 Oktober 2010 pukul 21:30

      lanjutan saya bener2 ngarang hehe, saya gak tahu aslinya gimana.. tapi saya suka 🙂

      • 18 Oktober 2010 pukul 22:04

        Silakan berimprovisasi, ga dilarang kok, he … he …

  6. JoO
    19 Oktober 2010 pukul 16:40

    xixixix… woukeh di tunggu kelanjutannya… 😀

    • 19 Oktober 2010 pukul 19:23

      Wookey … kita tunggu segera di proses, tanks gan …

  7. 20 Oktober 2010 pukul 16:03

    Walah, penasaran jadinya. Kapan nih lanutannya di release? 😀

  8. 20 Oktober 2010 pukul 19:11

    Hufft………,mau komentar gimana ni ya, jadi bingung. coz ceritanya berhenti ditengah jalan sih, bikin penasaran za.

  9. 20 Oktober 2010 pukul 22:29

    hidup ini pilihan….cintapun seperti itu…he..he..he…

  10. 21 Oktober 2010 pukul 03:02

    ceritanya kok dibuat sepotong-sepotong…. dan bersambaung.
    bikin orang penasaran aja….
    to be to continue…….

    • 21 Oktober 2010 pukul 09:53

      Ia sih, emang biar penasaran … sabar ya …
      Just to be continued

  11. 21 Oktober 2010 pukul 11:37

    lho koq dia diganti dengan setyowati mas?
    bukannya tadi si dewi pujawati pengen nya sama Narasoma
    *nungguin*

    • 21 Oktober 2010 pukul 13:08

      Setyowati ama pujawati tak beda orangnya, hannya ganti nama aja kok ….

  12. 22 Oktober 2010 pukul 09:37

    Dan saya akan melenjutkan ke cerita selanjutnya……

  13. 2 Desember 2015 pukul 20:14

    Reblogged this on sdnmojosongo2's Blog.

  14. 11 Juli 2017 pukul 04:24

    Reblogged this on Padamara88's Blog.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: