Beranda > Tak Berkategori > Sajian Khas “Ketupat Lebaran”

Sajian Khas “Ketupat Lebaran”


Sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri sesuai adat di Jawa, biasanya memasuki masa Sawalan. Pada pekan Sawal ini keluarga yang masih melaksanakan tradisi (Bakda Kupat), tentu menyiapkan hidangan khas yaitu ketupat. Apa sajakah rangkaian sajian ketupat? Berikut saya coba ulas sedikit untuk bahasan kuliner kita pekan ini. 

kupat lebaran

 

a.      Proses pembuatan ketupat :

1)      Membuat/membeli selongsong ketupat.
          Selongsong ketupat terbuat dari daun kelapa muda/janurdalam bahasa Jawa.

2)      Mengisi selongsong ketupat dengan beras.
          Untuk mengisi selongsong ini dengan beras ada aturannya.

3)      Menanak ketupat.

         Setelah selongsongketupat diisi dengan beras kemudian dimasak dengan cara direbus. Untuk                      memasak ketupat supaya betul-betul masak dan tahan lama, paling tidak direbus selama kurang lebih          satu setengah jam.

         Sambil menunggu ketupat masak, disiapkan rangkaian untuk melengkapi sajian ketupat. Apa saja               pelengkap sajian ketupat?

Ketupat yang sudah masak

 

a.      Pelengkap sajian ketupat :

1)      Opor ayam.

2)      Sayur sambal goreng tholo (sejenis kedelai).

3)      Telur ayam.

4)      Kerupuk udang.

Setelah semua telah siap tibalah saat menyajikan hidangan khas “Ketupat Lebaran “

b.      Cara menyajikan hidangan ketupat:.

  • Ketupat dibelah lalu diiris sesuai selera, kemudian ditata dalam piring.
  • Telur dibagi dua kemudian diatur diatas ketupat bersama sayatan daging ayam yang diambil dari opor ayam tadi.
  • Diberi kuah opor , sambal goreng tholo, dan kerupuk udang.  
  • Hidangan siap disantap

a.      Makna ketupat lebaran
Orang jawa memang penuh dengan sanepan(pralambang). Ketupat sebagai ungkapan hati ” Sepinten lepat kula nyuwun pangapunten” Artinya : Mohon maaf atas semua kesalahan yang saya perbuat, baik yang sengaja maupun tidak disengaja.

Iklan
  1. 21 September 2010 pukul 16:26

    kupat jarwodosonya “ngaku lepat” artinya berani mengakui punya kesalahan, makanya perlu saling ber ma’af 2 an nanti tgl 25 kalau tidak keliru thank q

  2. 23 September 2010 pukul 06:27

    Hehe ketupatnya ko digantung di pager 🙂

    • 24 September 2010 pukul 15:09

      Iya sih, supaya dapat cahaya ketika di ambil gambar, he … he …

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: